Kriteria Obyek Konservasi

Pertemuan ke 3
S1 Reguler 18 Maret 2008, S1 Ekstensi (SMU & D3) 21 Maret 2008

Kriteria Obyek Sejarah yang dilestarikan :

Menurut National Register of Historic Places, National Park Service US Departement of Interior :
1. Berkaitan dengan peristiwa yang memberi kontribusi signifikan dalam alur sejarah bangsa
2. Berkaitan dengan kehidupan tokoh yang cukup penting dalam sejarah
3. Perwujudan dari suatu karakter ; type; periode; metode pembangunan; contoh karya ahli; atau memuliki nilai artistic tinggi
4. Menghasilkan informasi penting masa prasejarah dan sesudahnya

Kategori Obyek :
1. Obyek religious berupa peninggalan arsitektur atau nilai artistic yang berbeda dalam suatu periode sejarah
2. Bangunan atau bentuk struktur yang telah dipindahkan dari lokasi eksisting yang memiliki nilai signufican dalam arsitektur atau bentuk struktur yang masih bertahan terkait dalam peristiwa sejarah tokoh tertentu
3. Tempat kelahiran atau makam tokoh terkenal dalam sejarah, dengan catatan tidak ada tempat atau bangunan lain yang terkait denganriwayat hidupnya
4. Tempat pemakaman dari tokoh penting ; dari jaman tertentu; keunikan desain; atau berkaitan dengan peristiwa sejarah tertentu
5. Bangunan hasil rekonstruksi an merupakan satu-satunya bangunan yang dapat diselamatkan.
6. Obyek berusia 50 tahun yang memberi nilai yang cukup significan atau pengecualian yang dianggap penting.

Menurut Department of the Environment Circulars 23/77
The secretary of state for wales
:
1. Semua bangunan yang didirikan sebelum tahun 1700 yang masih bertahan sesuai dengan kondisi aslinya
2. Kebanyakan bangunan dari tahun 1700 – 1914 hanya bangunan yang mempunyai kualitas dan karakter khusus saja, selesksi didasarkan juga pada prinsip membangun arsitek tertentu
3. Pemilihan bangunan didasarkan pada :
Special value, (berdasarkan type arsitektural atau gambar kehidupan social ekonomi masa tertentu, contohnya : Bangunan industry, stasiun, sekolah RS, balai kota)
Hasil aplikasi perkembangan teknologi (contoh bangunan struktur baja, atau awal penggunaan beton)
Berkaitan sengan sejarah atau tokoh tertentu
Group value (contoh hasil perencanaan kota)
4. Bangunann dari tahun 1914-1939 adalah dari jenis –jenis bangunan yang mewakili hasil arsitektur periodenya.

Pengembangan jenis bangunan adalah sebagai berikut :
Jenis langgam bangunan : Modern, Klasik, Vernaculer
Jenis fungsi bangunan:
Bangunan Peribadatan
Bangunan Rekreasi Publik
Bangunan perkantoran dan komersial
Bangunan pendidikan
Bangunan perumahan
Bangunan pelayanan public
Bangunan transportasi
5. Bangunan yang mewakili karya arsitek tertentu tiap periode

Menurut Methodology Used to Rank Building in San Francisco’s Downtown Survey

Dibagi dalam 4 kriteria :
a. Architecture
Style/type, contoh penting dalam jenis, langgam atau tradisi
Construction, contoh penting dalam penggunaan bahan atau system konstruksi
Age, contoh penting yang berkaitan dengan periode pembangunan
Design, kualitas desain yang unik dan orisinal
Interior, kualitas desain yang unik dan aktraktif
b. History
Person, berkaitan dengan kegiatan pelaku sejarah
Event, berkaitan dengan peristiwa sejarah
Patterns, berkaitan dengan kondisi social, budaya da politik
c. Environment
Continuity
Setting
landmark
d. Integrity
Alterations, terdapat erubahan kecil yang tidak mengubah keseluruhan desain dan material yang digunakan.

Menurut Bernard M Feilden (1982):
1.Membangkitkan rasa kekaguman dan keingn tahuan yang berlebih, terutama pada masyarkat yang membangunnya – merupakan symbol “cultural identity” atau warisan budaya
2. bertahan selama +- 100 tahun walaupun tidak digunakan

Menurut Alan Dolby (1978):
1. Produk karya seni – hasil nyata dari pemikiran yang kreatif
2. Bangunan yang merupakan bagian dari mata rantai perkembangan arsitektur
3. Salah satu contoh hasil perkembangan teknologi
4. Salah satu contoh dari aspek sosiolegi yaitu ncara hidup suatu zaman
5. Bangunan yang berkaitan erat dengan suatu masyarakat atau peristiwa sejarah

Menurut Cor Passchier (2003):
1. Kriteria objek yang berkaitan dengan :
Contoh penting suatu langgam arsitektur atau rancangan arsitek terkenal
Obyek memiliki nilai estetika yang berlandaskan pada kualitas bentuk dan detail interior eksterior
Merupakan contoh unik dan mewakili suatu periodesasi sebuah langgam

2. Kriteria fungsi obyek berkaitan dengan lingkungan kota:
Hubungan antara obyek dengan bangunan lainnya atau “urban space”, mementukan karakteristik dan kualitas arsitektur kota
Merupakan bagian dari kompleks bersejarah dan berharga untuk diletarikan
Merupakan landmark atau penanda “townlandscape”

3. Keriteria fungsi obyek berkaitan dengan lingkungan social budaya :
Berkaitan dengan memori historis
Bukti bagian dari tahapan perkembangan kota
Merupakan fungsi penting yang berkaitan dengan aspek fisik, emosional dan religi

Catatan :
Untuk tugas minggu ini tidak ada dan akan saya keluarkan minggu depan
Jangan lupa mengisi presensi di pengajaran.

Published in:  on March 18, 2008 at 12:52 am Leave a Comment

The URI to TrackBack this entry is: http://pelestarian.wordpress.com/2008/03/18/kriteria-obyek-konservasi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Comment