Tugas Besar Pelestarian Arsitektur

Pertemuan ke-5 (8 april 2008)
Khusus untuk S1 Reguler dan S1 Ekstensi jalur D3

PENDOKUMENTASIAN BANGUNAN / RUMAH INDIS

Budaya Indis merupakan budaya yang muncul sekitar abad XVIII di Hindia Belanda, sesuai dengan kenyataan bahwa budaya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang yang penciptaannya dilakukan oleh sekelompok masyarakat dikepulauan nusantara sebagai wilayah koloni Belanda. Rumah Indis di Indonesia merupakan salah satu bukti hasil akulturasi antara budaya penduduk pribumi dengan budaya bangsa Eropa ( Belanda) yang dating ke Indonesia.

Produk rumah tinggal dari masa tersebut sering disebut sebagai rumah indis (parmono Atmadi); Indo Europeesch Boukunst (HP Berlage); atau Indische Huizen (van de Wall). Istilah istilah tersebut sebenarnya tidak hanya menjadi sebutan untuk rumah tinggal penduduk dari masa tersebut tetapi lebih luas lagi menjelaskan pengertiannya untuk menyebut rumah tinggal bekas pejabat Hindia Belanda di Indonesia yang memiliki cirri-ciri perpaduan antar bentuk bangunan Belanda dan rumah tradisional setempat.

TUJUAN TUGAS
Dokumentasi obyek bersejarah merupakan tahapan awal sebelum melakukan penyusunan perencanaan upaya konservasinya. Pendokumentasian obyek bersejarah adalah kegiatan –kegiatan yang meliputi :

1. Merekam kondisi fisik dan non fisik obyek bersejarah dilapangan
2. Memindahkan hasil rekaman tersebut ke dalam dokumen teknis
3. Memaparkan spesifikasi dan kondisi fisik obyek bersejarah dalam bentuk laporan

Tujuan diberikannya tugas ini adalah agar mahasiswa mampu melakukan :
1. Pendokumentasian obyek bersejarah dilapangan sebagai tahapan awal dalam proses konservasi
2. Penyusunan laporan hasil dari pendokumentasian lapangan

KEGIATAN DALAM TUGAS
1. Mahasiswa peserta Pelestarian Arsitektur secara kelompok (maksimal 2 orang) melakukan studi literature mengenai apa itu rumah indis, ciri-ciri arsitekturnya, ragam hias (motif), bentuk denah, bentuk fasadenya dan lainnya. Studi literature dapat dilakukan melalui internet, buku referensi maupun wawancara dengan ahlinya.

Tugas I ini dikumpulkan pada 22 April 2008 dikirim via email. Bagi yang mau konsultasi bisa langsung koordinasi dengan dosen pengampu

2. Mahasiswa peserta mata kuliah Pelestarian Arsitektur secara kelompok (maksimal 2 orang) menentukan obyek rumah indis yang berada di semarang maupun diluar semarang (masih dalam lingkup Jawa Tengah)
Tugas II. Kriteria Obyek yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
a. Merupakan bangunan rumah tinggal. Apabila sekarang sudah tidak berfungsi, masih tetap dapat dipergunakan untuk studi asal tidak terjadi perubahan bentuk maupun lay out ruang yang cukup signifikan.
b. Obyek masih dalam keadaan berdiri secara utuh. Apabila kondisinya rusak atau tidak terawatt asalkan masih dalam keadaan utuh masih dapat dipakai untuk studi.
c. Obyek rumah indis memiliki cirri khas paling tidak sebagai berikut :
- Adanya perpaduan antara arsitektur local dan tradisional, adanya pintu tiga pada fadase rumah, detal ormanen pada bukaan bermotifkan tradisional, atap limas dan pelana khas daerah tropis dan lainnya.
d. Obyek rumah tinggal indis diantaranya : Bangunan rumah tinggal di sekitar maupun kompleks Pabrik (Gula, dll), bangunan di sekitar Stasiun KA atau rumah dinas pegawai KA (rumah dinas PT KAI sekitar Imam Bonjol, Belakang RSU Kariadi, dll)
e. Obyek yang diambil hanya mengalami perubahan minor yang tidak menyebabkan hilangnya bentuk aslinya . contoh seperti penambahan bangunan baru yang terpisah dari induknya, penambahan ruang semi permanen, penutupan lubang bukaan.

Tugas II ini dikumpulkan pada 21 Mei 2008 dikirim via email untuk format laporan . Bagi yang mau konsultasi bisa langsung koordinasi dengan dosen pengampu

KETENTUAN DALAM TUGAS
1. Tugas 1 dan 2 merupakan satu rangkaian tugas Pelestarian Arsitektur
2. Satu (1) obyek bangunan / rumah hanya digunakan oleh satu kelompok ( maksinal 2 mahasiswa)

PRODUK TUGAS
1. Tugas tahap 1 : Berupa laporan yang meliputi :
- Apa itu rumah indis
- Latar belakang arsitektur indis
- Ciri ciri arsitektur bangunan indis (ornamentasi, langgam, ragam hias, bentuk denah, fadase)
Tugas I ini dikumpulkan pada 22 April 2008 dikirim via email.

2. Tugas Tahap 2. Berupa laporan deskripsi dengan produk grafis
Produk laporan deskripsi meliputi :
- Data obyek baik itu data fisik ( lokasi, jenis ruang luas ruang) maupun data non fisik (riwayat rumah, kepemilikan)
- Pembahasan mengenai deskripsi ciri langgam indis pada obyek rumah tinggal berdasarkan ornamentasi yang ada. Ormanentasi ini bias berupa wuwungan atap, konsol, lubang angina, kolom pada teras dan lainnya.
Produk grafis (SKALA MENYESUAIKAN) meliputi :
- Gambar lokasi obyek rumah tinggal
- Gambar denah situasi
- Gambar tampak (min 2 buah)
- Gambar potongan (min 1 buah)
- Gambar2 detail dari elemen struktur dan ornamentasi yang meliputi : pola lantai, pintu, jendela, lubang ventilasi, ormanen dinding, atap, konsol, dan tiang yang unik
- Foto2 frontal tampak obyek rumah tinggal
- Foto2 sekuen ruangan dalam obyek
- Foto2 detail struktur dan ormanen bangunan
Gambar dikerjakan dengan tangan (tinta)
Tugas 2 ini dikumpulkan pada 21 Mei 2008 dikirim via email.

Silahkan mengisi presensi kuliah di pengajaran.

Published in: on April 8, 2008 at 2:07 am Comments (1)

Pendokumentasian Sebagai Langkah Awal Pelestarian

Pendokumentasian sebagai langkah awal Pelestarian

Pertemuan ke-5
1 April 2008- S1 Reguler ; 4 April 2008 – S1 Ekstensi SMU&D3

Peninjauan dan pembuatan laporan
Mengapa diperlukan???
@ Karena metoda seperti apa yang akan dilakukan dalam pelestarian berdasarkan pada langkah awal yaitu peninjauan dan pembuatan laporan terhadap kondisi obyek
Penetapan, pendataan, dan pembuatan tat kala >>> merupakan frame work dan struktur pelaksanaan pelestarian
@ Peninjauan merupakan langkah awal bagi arsitek untuk mengetahui kondisi obyek dengan baik.
@ Pembuatan laporan adalah kegiatan untuk merekam dan mengevaluasi kondisi nyata dari obyek. Laporan juga merupakan bagian penting dalam rencana pemeliharaan

Tahapan-tahapan dalam pembuatan Laporan :
Suatu laporan yang lengkap dapat dilakukan dalam tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Laporan awal, berisi : hasil pengamatan visual, mencatat kerusakan, deskripsi obyek
2. Rencana perbaikan berisi : estimasi bagian-bagian yang diperbaiki.
3. Penelitian dan analisis sejarah obyek yang didukung rekaman fotografis
4. Merekam kondisi awal obyek yang meliputi : kondisi tanah, kelembaban, dan bagian-bagian bangunan
5. Studi lebih lanjut mengenai kondisi struktur
6. Estimasi akhir dan proposal yang dalamnya terdapat laporan lengkap

Membuat Laporan Awal
Yang perlu diperhatikan adalah :
1. Obyektif dalam melihat fakta dilapangan
2. Peninjauan secdara detail
3. Bekerja dengan system 4 dimensi yaitu :
Panjang, lebar, ketinggian/kedalaman/ketebalan, waktu : sejarah tapak, sejarah bangunan, sejarah kondisi bangunan

Tujuan LAporan Awal :1. Rencana pemeliharaan/ perbaikan
2. Tema pengembangan
3. Data dalam analisis struktur
4. Mengetahui problem yang ada

Dalam pembuatan laporan awal perlu adanya :
1. Gambar layout denah
2. Denah atap
3. Gambar tampak
4. Gambar potongan
5. Gambar tapak
6. Batas-batas lingkungan
7. Jaringan utilitas
Keseluruhan gambar diatas dalam skala ukuran yang jelas

Dalam pembuatan laporan awal perlu ditekankan beberapa hal :
1. Aspek-aspek legalitas
2. Laporan harus didahului dengan ringkasan mengenai obyek yang bersangkutan
3. Laporan dibuat secara jelas dan ringkas

Peninjauan awal
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Mencari permasalahan
Survey harus dilakukan secara sistematis dengan membagi bangunan dalam bagian-bagiannya. Dilakukan pengamatan mulai dari atas ke bawah, keliling bangunan mengikuti arah mata angin
2. Peninjauan bagian atap
Laporan memuat struktur atap dan bagaimana gaya mengalir dari atas ke bawah
3. Peninjauan bagian dinding, meliputi :
- Bahan bangunan dinding yang digunakan
- Informasi bentuk permukaan (ornamentasi )
- Kerusakan pada dinding di identifikasi
- System struktur
4. Peninjauan jendela dan pintu meliputi :
- Bahan yang digunakan
- Ornamentasi
- Dimensi
- Perletakannya
5. Peninjauan pada lantai dan tangga meliputi :
- Bahan yang digunakan
- Ornamentasi
- Dimensi
- Perletakannya
- Pola
6. Peninjauan jaringan utilitas
7. Peninjauan system drainase

Jangan lupa mengisi presensi di Pengajaran

Tugas Besar akan dikeluarkan minggu depan, silahkan untuk membentuk kelompok
maksimal 7- 10 mahasiswa

Published in: on April 1, 2008 at 2:15 am Leave a Comment